Peta

Harga Tiket Pesawat Jakarta (CGKI) - Kathmandu (KTM)

Informasi penerbangan dari Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke Kathmandu

Tarif pulang-pergi termurah di bulan lalu

Rp 3.817.122

Maskapai penerbangan langsung

0

Rata-rata waktu penerbangan, total jarak 4419 kilometer

7 jam 55 menit

Maskapai penerbangan terpopuler di bulan lalu

Qatar Airways

Kathmandu

1 bandara

Cari tiket pesawat murah dari Jakarta ke Kathmandu

 

  • Penerbangan langsung dari Jakarta ke Kathmandu

Penerbangan ke Kathmandu dari Jakarta biasanya transit di bandara Changi (SIN) atau bandara Kuala Lumpur (KUL) karena saat ini belum tersedia penerbangan langsung ke sana. Cukup banyak maskapai yang melayani rute ini, namun maskapai-maskapai yang memiliki waktu tempuh relatif lebih singkat antara lain adalah Malaysia Airlines, Singapore Airlines (beroperasi bersama Silkair), AirAsia, dan Malindo Air. Penerbangan paling pagi dilayani oleh Malaysia Airlines yang berangkat pukul 04.40 WIB dan transit di bandara Kuala Lumpur (KUL). Sedangkan Singapore Airlines (beroperasi bersama Silkair) berangkat pukul 05.25 WIB dan transit di bandara Changi (SIN). Sementara itu, AirAsia berangkat pukul 06.25 WIB dan transit di bandara Kuala Lumpur (KUL). Sedangkan Malindo Air berangkat pukul 13.15 WIB dan juga transit di bandara Kuala Lumpur (KUL). Semua penerbangan tersebut berangkat dari bandara Soekarno-Hatta (CGK).

  • Maskapai budget yang terbang dari Jakarta ke Kathmandu

AirAsia dan Malindo Air merupakan dua maskapai budget yang menawarkan penerbangan dari Jakarta ke Kathmandu, Nepal.

  • Bagaimana caranya untuk mendapatkan tarif tiket pesawat termurah dan promo bagus dari Jakarta ke Kathmandu

Layanan fitur pemberitahuan info harga dari Skyscanner adalah solusi bagi Anda yang ingin mendapatkan penawaran harga tiket pesawat murah dan promo bagus dari Jakarta ke Kathmandu. Anda dapat mulai mencobanya sekarang juga untuk mengetahui penawaran terkini. 

 

  • Informasi Penting tentang Bandara Soekarno-Hatta (CGK)

 

  • Datang dengan tepat waktu

Soekarno-Hatta (CGK) merupakan bandara tersibuk di Indonesia. Terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota, bandara Soekarno-Hatta (CGK) dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus DAMRI, taksi, dan Uber. Walaupun bandara dapat dicapai dalam waktu sekitar satu jam, namun sebaiknya persiapkan waktu sekitar dua jam lebih awal untuk berangkat dari pusat kota Jakarta.

  • Informasi terminal

Bandara Soekarno-Hatta (CGK) Jakarta memiliki tiga terminal, yaitu Terminal 1, 2, dan New Terminal 3. Ketiga terminal tersebut saling terhubung oleh shuttle bus berwarna kuning yang gratis disediakan oleh pihak bandara. Fasilitas dalam bandara ini sangat lengkap, mulai dari restoran, café, lounge, duty free, hingga musholla ada semua. Penerbangan internasional seperti ke Kathmandu biasanya dipusatkan di terminal 2D, 2E, atau 3, sesuai maskapai.

  • Dokumen yang harus dibawa untuk pergi dari Jakarta ke Kathmandu

Untuk dapat pergi ke Kathmandu, Anda harus membawa paspor lalu mendapatkan visa on arrival di bandara Tribhuvan (KTM), Kathmandu. Cukup mengisi formulir dan membayar biaya pembuatan visa, maka Anda sudah mendapatkan visa untuk memasuki Kathmandu, Nepal. 

 

 

  • Informasi Penting tentang Bandara Tribhuvan (KTM) 

 

  • Informasi terminal

Bandara Tribhuvan (KTM) berjarak hanya sekitar enam kilometer dari pusat kota Kathmandu, Nepal. Bandara ini memiliki satu terminal domestik dan satu terminal internasional. Ada beberapa macam tempat seperti café dan juga lounge di bandara Tribhuvan (KTM). Selain itu, tersedia juga fasilitas ATM untuk penarikan uang tunai. 

 

Perbandinganantara Jakarta dan Kathmandu

 

  • Perbedaan waktu antara Jakarta dan Kathmandu

Jakarta dan Kathmandu terpaut 1 jam 15 menit, di mana waktu Jakarta (GMT +7) lebih cepat daripada waktu Kathmandu (GMT +5.45).

  • Informasi mengenai cuaca di Kathmandu dan waktu terbaik untuk mengunjungi Kathmandu

Biasanya, Kathmandu cukup hangat di siang hari dan dingin di malam hari. Walaupun demikian, cuaca di Kathmandu kadang tak menentu dan hujan bisa sering terjadi karena pengaruh angin monsoon. Pada bulan Oktober atau November, di Kathmandu diadakan festival cahaya atau yang dikenal dengan nama Tihar (kadang disebut Deepawali). Festival yang berlangsung selama lima hari ini menunjukkan mengenai kedekatan manusia dengan dewa-dewa Hindu serta beberapa binatang yang dianggap signifikan dalam kehidupan manusia. Festival ini cukup khas sehingga dapat dikatakan bahwa bulan Oktober atau November merupakan salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Kathmandu.

  • Biaya yang kira-kira akan saya keluarkan di Kathmandu

Kathmandu bisa dikatakan kota yang cukup murah, terutama jika dibandingkan dengan Jakarta. Bayangkan, seporsi makan siang di restoran harganya berkisar antara 150 hingga 250 Rupee Nepal atau setara Rp 20.000,00-30.000,00 saja. Segelas cappuccino pun dibanderol dengan harga hanya sekitar 120 Rupee Nepal atau setara Rp 15.000,00.

  • Biaya transport dari pusat kota ke bandara di Kathmandu

Dari pusat kota Kathmandu ke bandara Tribhuvan (KTM) atau sebaliknya dapat dicapai dengan berbagai moda transportasi. Salah satu yang paling nyaman adalah dengan menggunakan fasilitas antar-jemput dari pihak hotel dan terkadang Anda tidak perlu membayar lagi untuk layanan ini. Selain itu, Anda dapat menyewa taksi dengan tarif bandara sekitar 700-800 Rupee Nepal (+Rp 85.000,00-100.000,00). Tarif normal taksi di luar bandara adalah sekitar 300-500 Rupee Nepal (+Rp 37.000,00-60.000,00), tapi Anda harus berjalan keluar bandara di luar tempat parkir dan melakukan tawar menawar. Opsi lain yang paling murah adalah dengan menggunakan bus dengan tarif sekitar 10 Rupee Nepal (+Rp 1.500,00). Tentu saja jika Anda ingin menjelajah Kathmandu dengan kendaraan sendiri, Anda dapat menyewa mobil dengan bantuan layanan pencari rental mobil dari Skyscanner.

  • Metode pembayaran yang diterima di Kathmandu

Kathmandu menggunakan mata uang Rupee Nepal sebagai alat transaksi pembayaran remsi mereka. Saran kami, perbanyak membawa uang tunai karena tidak semua merchant menerima kartu debit atau kredit. Sebisa mungkin tukarkan uang Anda di Indonesia terlebih dahulu, tapi jika Anda butuh untuk menukarkan uang di sana, Anda sebaiknya menukarkan uang di daerah Thamel supaya mendapat nilai tukar yang kompetitif.

  • Tips wisata di kota Kathmandu

Kota Kathmandu merupakan kota yang terletak di Lembah Kathmandu dan dikelilingi oleh empat bukit, yaitu Shivapuri, Phulchoki, Nagarjun, dan Chandragiri. Kota ini menawarkan beragam lokasi wisata yang menawan. Beberapa rekomendasi kami adalah sebagai berikut: 

  • Stupa Swayambhunath: merupakan salah satu situs Budhisme terpenting di Nepal yang terletak di tengah-tengah Kathmandu. Stupa ini dikenal juga sebagai Kuil Monyet karena ada beberapa monyet yang dianggap suci yang tinggal di sekitaran. Stupa ini terdiri dari kubah yang menjadi landasannya dan menyimbolkan bumi. Kemudian di atasnya terdapat tiga belas puncak yang melambangkan bahwa makhluk fana harus melewati tiga belas fase sebelum dapat mencapai pencerahan. Selanjutnya ada empat pasang mata Buddha di empat penjuru stupa utama yang merepresentasikan kebijaksanaan dan belas kasihan. 
  • Garden of Dreams: kompleks seluas 24 hektar ini merupakan taman yang sangat indah dengan ornamen-ornamen nan menawan. Di dalamnya terdapat dua paviliun yang melambangkan dua dari enam masa dalam kalender Hindu. Anda dapat menikmati pemandangan menyejukkan mata sambil mencicipi sajian dari café atau restoran yang ada di sana. 
  • Durbar Square: area ini merupakan salah satu simbol kejayaan era Kerajaan Malla di Nepal. Beberapa kuil megah dan bangunan lainnya terletak di square yang berlokasi di jantung kota Kathmandu. Sayangnya beberapa bangunan bersejarah di sana roboh karena gempa hebat pada tahun 2015. Namun, situs yang berlokasi di depan istana lama ini tetap menarik untuk dikunjungi. 
  • Kuil Pashupatinath: merupakan salah satu situs suci umat Hindu di Nepal. Terletak sekitar 5 kilometer dari Lembah Kathmandu di pinggir Sungai Bagmati, Kuil Pashupatinath mendapatkan reputasi sebagai situs budaya oleh UNESCO pada tahun 1979. Anda sebaiknya mengunjungi situs ini pada festival Maha Shivatri ketika umat Hindu memperingati Dewa Shiva. 
  • Museum Istana Narayanhiti: istana yang dibangun oleh Raja Mahendra pada tahun 1961 ini memiliki luas sekitar 38 hektar. Istana ini merupakan saksi bisu peristiwa pembantaian sepuluh anggota kerajaan pada tahun 2001, termasuk pemegang tahta pada saat itu, yaitu Raja Birendra dan Ratu Aishwarya. Ada beberapa versi mengenai apa yang terjadi dalam peristiwa tersebut. Salah satu versinya adalah, Putera Mahkota Pangeran Dipendra, yang juga meninggal dalam kejadian tersebut, adalah pelaku pembantaian. Setelah itu, Pangeran Gyanendra diangkat menjadi raja namun lima tahun kemudian dipaksa mundur oleh rakyat. Saat ini, istana Narayanhiti menjadi museum bersejarah yang bisa dikunjungi publik. 

 

Nah, setelah membaca ulasan di atas, apakah Anda sudah siap untuk mengunjungi Kathmandu? Jika Anda sudah tak sabar lagi, segera cari tiket di Skyscanner untuk mendapatkan penawaran terbaik ke Kathmandu, Nepal. 

 

Informasi ini benar per Oktober 2016

Harga yang ditunjukkan di laman ini hanya merupakan estimasi harga terendah. Yang ditemukan dalam 45 hari terakhir.