Peta

Penerbangan murah dari Jepang

Di Jepang, tradisi masa lalu dapat hidup berdampingan secara harmonis dengan modernitas pop culture masa kini. Di satu sisi, nuansa budaya dan sejarahnya sejak zaman samurai yang masih teramat kental dapat Anda temui di berbagai lokasi di negara sakura ini. Di sisi lain, Jepang juga merupakan pelopor dalam kemajuan teknologi dunia dan telah melahirkan berbagai inovasi modern yang juga tercermin dalam infrastruktur negara ini. Kontradiksi inilah yang merupakan pesona tersendiri bagi wisatawan,

Harmoni masa lalu dan masa depan Jepang ini dapat Anda lihat secara jelas di ibukota Jepang sendiri, yaitu Tokyo. Kota metropolis terpadat dunia ini menyimpan sejarah yang panjang sejak masa pemerintahan Tokugawa pada abad keenam belas, saat di mana Tokyo dahulu dikenal dengan nama Edo. Peninggalan masa lalu yang bersejarah itu masih dipelihara dengan baik hingga kini. Di distrik Asakusa yang bersejarah, Anda dapat menjumpai suasana Tokyo masa lampau dan mengunjungi Sensoji Temple yang ternama. Selain Sensoji Temple, Anda juga dapat mengunjungi berbagai kuil bersejarah lainnya di antaranya Meiji Shrine (kuil yang didedikasikan bagi Kaisar Meiji) dan Sengakuji Temple (tempat penguburan 47 ronin yang terkenal dalam sejarah). Selain itu juga terdapat banyak museum yang menyimpan banyak kisah peninggalan masa lampau seperti Tokyo National Museum, Edo-Tokyo Museum, dan Edo Open Air Museum. Di sisi lain, Anda dapat menjumpai suasana Tokyo yang super modern di tempat-tempat seperti Odaiba (pulau buatan yang dipenuhi gedung-gedung gaya futuristik dan bahkan dilengkapi figur robot Gundam raksasa), Tokyo Skytree (broadcasting tower dan landmark terbaru di kota Tokyo), dengan tinggi yang mengalahkan Tokyo Tower), atau distrik Akihabara (pusat otaku culture dan gadget elektronik teknologi terbaru).

Susasana Jepang kuno dan modern juga dapat Anda jumpai di kota Osaka, kota kedua terpenting bagi perekonomian Jepang. Dalam sejarah, kota Osaka (sebelumnya dikenal dengan nama Naniwa) dipilih menjadi ibukota pertama Jepang oleh Toyotomi Hideyoshi alias Taiko, sebelum akhirnya dipindahkan oleh Tokugawa. Peninggalan Hideyoshi dapat Anda jumpai di Osaka Castle, landmark kebanggaan Osaka yang merupakan rekonstruksi dari istana sang Taiko sendiri. Di Osaka, Anda juga dapat menjumpai beberapa dari kuil-kuil tertua Jepang (seperti Shitennoji Temple, Sumiyoshi Taisha, dan Tenmangu Shrine) dan juga berbagai museum bersejarah (seperti Peace Osaka yang menyimpan memorabilia peninggalan Perang Dunia II, National Art Museum, dan Museum of History). Bagi Anda yang ingin merasakan suasana Osaka yang modern, pergilah ke berbagai pusat perbelanjaan distrik Nanba, Umeda Sky Building (gedung gaya futuristik dengan observation deck, tempat Anda dapat melihat pemandangan kota di malam hari), berbagai taman hiburan di Bay Area, dan Science Museum (museum kegemaran anak-anak yang mengajarkan sains secara interaktif).

Tidak jauh dari Osaka, kota bersejarah yang pernah menjadi ibukota Jepang selama 1000 tahun dan layak Anda kunjungi yaitu kota Kyoto. Suasana Jepang masa lampau dapat benar-benar Anda rasakan di kota yang dahulu disebut Kyo ini. Temukanlah peninggalan budaya geisha di Distrik Gion atau kunjungilah berbagai kuil dan landmark bersejarah Kyoto, seperti Kinkakuji Temple (kuil dengan dinding luarnya berlapis emas), Fushimi Inari Shrine (kuil Shinto dengan ribuan gerbang torii warna merah), Kiyomizudera (salah satu kuil tertua Jepang yang masuk dalam situs warisan budaya UNESCO), Nanzenji Temple (kuil gaya Zen dengan taman batu yang asri), Heian Shrine (kuil yang didedikasikan bagi kaisar Jepang zaman Heian), Kyoto Imperial Residence (istana kerajaan Jepang hingga tahun 1868) dan masih banyak lagi. Bila Anda ingin melihat nuansa modern di kota yang penuh sejarah ini, Anda dapat pergi ke landmark-landmark seperti Kyoto Aquarium, Kyoto Tower, Kyoto Station, dan National Museum of Modern Art.

Bagi Anda yang mencari perpaduan wisata sejarah dan modern di luar negara Jepang, lanjutkanlah perjalanan Anda ke kota Seoul. Hanya dengan menempuh perjalanan udara selama 2 jam 30 menit dari Tokyo (short haul flight), Anda dapat mengunjungi ibukota Korea Selatan ini. Seoul semakin populer terutama sejak meledaknya hallyu atau Korean Wave, yang sukses memperkenalkan trend musik dan fashion gaya K-Pop. Berbagai landmark modern di Korea yang dipopulerkan oleh hallyu di antaranya N Seoul Tower, Banpodaegyo Moonlight Rainbow Fountain, kompleks COEX, Dongdaemun Design Plaza, dan bahkan Bandara Internasional Incheon sendiri. Di sisi lain, Anda masih dapat menjumpai berbagai lokasi bersejarah di Seoul, mulai dari istana-istana yang ikonik (Gyeongbok Palace, Changgyeong Palace, dan Deoksu Palace), berbagai kuil bersejarah (Jongmyo Shrine, Daegaksa, Jogye Temple, Bongeun Temple), dan masih banyak lagi.

Alternatif tempat wisata lain yang dapat Anda tuju yaitu kota Hongkong. Perjalanan langsung Tokyo-Hongkong biasanya memakan waktu 5 jam, dan dapat dikategorikan medium haul flight. Di kota yang metropolis ini, mata Anda akan langsung tertuju pada gedung-gedung pencakar langit modern yang dapat Anda nikmati dari ketinggian Victoria Peak. Di malam harinya, 45 gedung ini menampilkan pertunjukan cahaya, Symphony of Lights, yang sangat digemari wisatawan. Anda juga dapat mengunjungi taman-taman hiburan modern di Hongkong seperti Hongkong Disneyland dan Ocean Park. Namun di Hongkong Anda juga masih dapat menemukan jejak-jejak peninggalan Hongkong masa lampau seperti Ping Shan Heritage Trail, pemukiman Hakka di Tsang Tai Uk, Che Kung Temple, Man Mo Temple, Temple of Ten Thousand Buddhas, Po Lin Monastery, dan Tien Tan Buddha Statue.

Tidak hanya di Asia, Anda juga dapat menjumpai perpaduan indah antara kebudayaan kuno dan modern di negara-negara di Eropa. Salah satu contoh yaitu kota Paris, yang memiliki berbagai landmark peninggalan periode Renaissance dan juga berbagai gedung modern. Perjalanan langsung Tokyo-Paris membutuhkan waktu 12 jam dan dapat dikategorikan long haul flight. Beberapa landmark bersejarah yang ikonik di kota Paris yaitu Menara Eiffel, Louvre, Arc de Triomphe, Château de Versailles, Notre Dame Cathedral, Opera Garnier, Grande Arche de la Défense, Pantheon, dan Musée d'Orsay. Pesona City of Lights, yang modern dapat Anda jumpai pula di berbagai landmark yang memiliki gaya arsitektur futuristik seperti Museum Louis Vuitton Foundation, Musée du quai Branly, dan Philharmonie de Paris.

Carilah informasi rute penerbangan dan harga tiket pesawat termurah ke berbagai tujuan ini dan tempat tujuan lainnya dari Jepang dengan Skyscanner!

Penerbangan populer dari Jepang ke...

Foto oleh Flickr\andynew

Harga yang ditunjukkan di laman ini hanya merupakan estimasi harga terendah. Yang ditemukan dalam 45 hari terakhir.