Peta

NAM Air

KOTA-KOTA TUJUAN NAM AIR

Regional Kota
Jawa

Bandung (BDO)

Jakarta (CGK)

Semarang (SRG)

Solo (SOC)

Surabaya (SUB)

Yogyakarta (JOG)
Bali & Nusa Tenggara

Alor (ARD)

Bajawa (BJW)

Denpasar (DPS)

Ende (ENE)

Kupang (KOE)

Labuan Bajo (LBJ)

Larantuka (LKA)

Maumere (MOF)

Ruteng (RTG)
Kalimantan Pontianak (PNK)
Sumatera & Kepulauan Riau

Batam (BTH)

Bengkulu (BKS)

Jambi (DJB)

Lampung (TKG)

Lubuk Linggau (LLG)

Medan (KNO)

Muara Bungo (MRB)

Padang (PDG)

Palembang (PLM)

Pangkalpinang (PGK)

Pekanbaru (PKU)

Tanjung Pandan (TJQ)

Tanjung Pinang (TNJ)
Papua

Jayapura (DJJ)

Sorong (SOQ)

Timika (TIM)
Asia Dili (DIL)

Kebijakan Bagasi NAM Air

Setiap penumpang NAM Air diperbolehkan membawa satu tas atau koper ukuran kabin DAN satu tas laptop ATAU satu tas tangan pria / wanita ke dalam kabin pesawat. Dimensi tas atau koper yang dibawa ke dalam kabin harus muat dalam kompartemen atas kabin, atau tidak melebihi ukuran 56 cm x 33 cm x 23 cm. Sementara ukuran tas laptop atau tas tangan yang dibawa harus muat untuk diposisikan di bawah kursi penumpang selama perjalanan. Batasan maksimum berat gabungan barang bawaan yang dibawa ke kabin yaitu 7 kilogram.

Apabila berat barang bawaan yang dibawa ke kabin melebihi 7 kilogram, maka penumpang wajib mendaftarkan barang bawaan tersebut ke bagasi. Ketentuan berat maksimum untuk bagasi NAM Air yaitu 20 kilogram.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan penumpang terkait barang bawaan yaitu:

  • Barang-barang berbentuk cairan, aerosol, dan gel (LAG) harus dimasukkan dalam wadah tertutup dengan berat maksimum 100 ml atau 100 mg. Kesemuanya harus dimasukkan dalam satu kantung plastik transparan dengan ukuran maksimum 20 cm x 20 cm.
  • Satu penumpang boleh membawa maksimum 1 liter barang-barang berbentuk cairan, aerosol, dan gel (LAG)
  • Disarankan untuk tidak memasukkan barang berharga atau pecah belah ke dalam bagasi.
  • Barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat yaitu:
    • Senjata tajam
    • Senjata api
    • Korek api
    • Zat kimia berbahaya
    • Benda berbau menyengat
    • Petasan

PROFIL MASKAPAI NAM AIR

Sejarah Maskapai NAM Air

NAM Air merupakan maskapai penerbangan Indonesia di segmen medium service carrier dan anak maskapai dari Sriwijaya Air yang telah berdiri sejak tahun 2003. Kisah berdirinya NAM Air sendiri dimulai pada tahun 2013. Sebelumnya, NAM Air dicita-citakan untuk dapat berfungsi sebagai full service carrier dari Sriwijaya Air, seperti halnya Lion Air memprakarsai berdirinya Batik Air untuk menjadi kompetitor Garuda Indonesia. Namun rencana ini diubah dan NAM Air kemudian dialihfungsikan sebagai feeder dari Sriwijaya Air.

Nama NAM sendiri diambil dari nama Lo Kui Nam, ayahanda dari Chandra Lie selaku salah satu pendiri dan Presiden Direktur Sriwijaya Air. NAM juga merupakan akronim yang sering digunakan oleh Sriwijaya Air Group, seperti National Aviation Management atau NAM Flying School (sekolah penerbangan), National Aircrew Management (pusat pelatihan kru kabin), National Aircraft Maintenance (pusat maintenance armada), dan Negeri Aksara Mandiri (majalah in-flight Sriwijaya Air).

NAM Air diresmikan pada tanggal 26 September 2013 di gedung Jakarta Theatre, satu dekade setelah berdirinya Sriwijaya Air. Sebelumnya NAM Air merencanakan penerbangan perdana non komersialnya pada tanggal 1 Oktober 2013, namun hal ini terkendala AOC (Air Operator’s Certificate) 121-058 dari Kementerian Perhubungan, yang baru diperoleh pada akhir November 2013.

Sebagai akibatnya, penerbangan perdana NAM Air diundur ke 11 Desember 2013, melayani rute Jakarta – Pangkal Pinang dan menggunakan pesawat Boeing 737-500. Penerbangan ini kemudian disusul oleh penerbangan komersial berjadwal pertama pada tanggal 19 Desember 2013 dengan melayani rute Jakarta-Pontianak, Pontianak-Yogyakarta, Surabaya-Palu, Surabaya-Pangkalan Bun, Palu-Luwuk, dan Pangkalan Bun-Semarang.

Pada awalnya, NAM Air mengoperasikan 2 pesawat tipe Boeing 737 dan melayani penerbangan dengan rute-rute seperti Biak, Labuan Bajo, Pangkalan Bun, Waingapu, dan masih banyak lagi. Dari tahun ke tahun, NAM Air terus melakukan penambahan armadanya dan juga memperluas jangkauan pelayanan rute-rute penerbangannya. Di bulan November 2016, tercatat adanya 22 destinasi yang bisa dituju dengan menggunakan NAM Air, dengan fokus di rute-rute penerbangan sekunder Sriwijaya Air di Indonesia Timur.

Tipe Maskapai NAM Air

Sama seperti induknya, NAM Air termasuk dalam kategori Medium Service Airline. Dengan konsep feeder untuk Sriwijaya Air (seperti Lion Air dan Wings Air), NAM Air menyediakan layanan penerbangan di rute-rute sekunder Sriwijaya Air.

Hingga November 2016, NAM AIr belum tergabung dalam aliansi maskapai penerbangan global, seperti Oneworld, SkyTeam dan Star Alliance.

Alamat dan Kontak NAM Air

Kantor Pusat NAM Air

Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B8-10

Jakarta Utara 14420

Call Center NAM Air

Telepon: 0804 1 777 777

Terminal dan Destinasi NAM Air

Sejak 20 Agustus 2016, layanan penerbangan NAM Air dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dialihkan ke Terminal 2F.

Program Frequent Flyer NAM Air

Hingga November 2016, NAM Air belum memiliki program frequent flyer bagi pelanggannya.

Tingkatan Tiket Kelas Maskapai NAM Air

Tiket Kelas Ekonomi NAM Air

Setiap pesawat Boeing 737-500 milik NAM Air memiliki 112 tempat duduk di Kelas Ekonomi. Seperti halnya medium service airline pada umumnya, penumpang di Kelas Ekonomi akan disediakan makanan ringan dan air mineral selama penerbangan.

Tiket Kelas Bisnis NAM Air

Terdapat 8 tempat duduk di Kelas Bisnis dalam setiap pesawat NAM Air. Penumpang di kelas ini dapat menikmati penerbangan dengan area duduk yang lebih leluasa dan nyaman. Sajian makanan yang dapat diperoleh penumpang Kelas Bisnis pun lebih beragam, mulai dari makanan ringan, makanan lengkap, minuman, hingga santapan penutup. Keistimewaan lain yang diperoleh penumpang Kelas Bisnis yaitu proses pemeriksaan keamanan yang terpisah dari penumpang Kelas Ekonomi dan akses ke executive lounge milik NAM Air.

Peraturan, Ketentuan dan Kondisi Penerbangan NAM Air

Check In

Penumpang NAM Air diwajibkan melakukan check-in paling lambat 2 jam sebelum waktu keberangkatan. Kegiatan check-in dapat dilakukan di konter maskapai penerbangan NAM Air di bandara atau melalui online check-in. Hingga November 2016, proses online check-in NAM Air masih dijadikan satu dengan website Sriwijaya Air dan portal terpisah untuk penumpang setia NAM Air sedang dikembangkan oleh manajemen NAM Air.

Perubahan dan Pembatalan Penerbangan

Perubahan jadwal penerbangan harus dilakukan melalui nomor kontak layanan pelanggan NAM Air Tiket yang sudah dikonfirmasi tidak dapat diatur untuk perubahan jadwal.

Perubahan penerbangan di rute domestik akan dikenakan biaya pemesanan ulang tiket yaitu rebook fee Rp 50.000 dan reissue fee Rp 20.000. Penumpang penerbangan domestik kelas Bisnis tidak akan dikenakan biaya pembatalan sementara penumpang penerbangan domestik di kelas Ekonomi akan dikenakan biaya pembatalan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pengajuan perubahan < 4 jam sebelum keberangkatan: 90% dari tarif dasar tiket
  • Pengajuan perubahan 4-12 jam sebelum keberangkatan: 80% dari tarif dasar tiket
  • Pengajuan perubahan 12-24 jam sebelum keberangkatan: 70% dari tarif dasar tiket
  • Pengajuan perubahan 24-48 jam sebelum keberangkatan: 60% dari tarif dasar tiket
  • Pengajuan perubahan 48 -72 jam sebelum keberangkatan: 50% dari tarif dasar tiket
  • Pengajuan perubahan > 72 jam sebelum keberangkatan: 25% dari tarif dasar tiket

Untuk penerbangan internasional (rute Denpasar-Dili), pengajuan perubahan jadwal mengikuti ketentuan berikut:

  • Pengajuan perubahan jadwal kurang dari 24 jam dari wakt keberangkatan akan dikenakan biaya pembatalan Rp 250.000
  • No show akan dikenakan biaya pembatakan Rp 350.000.
  • Reissue fee per tiket yaitu Rp 50.000

Ketentuan Penumpang Hamil

Ketentuan yang perlu diperhatikan penumpang yang bepergian dengan wanita hamil yaitu:

  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 28 minggu harus membawa surat pernyataan dokter yang menyatakan kesehatan untuk bepergian, berapa minggu usia kandungan, dan estimasi tanggal kelahiran. Penumpang juga akan diminta mengisi formulir pertanggungan resiko atau Form of Indemnity (FOI).
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 32 minggu tidak diperbolehkan ikut dalam penerbangan.

Ketentuan Penumpang yang Membawa Anak-anak dan Bayi

Bagi penumpang yang bepergian dengan bayi dan anak-anak, berikut aturan yang perlu diperhatikan:

  • Bayi di bawah usia 2 hari tidak diizinkan untuk ikut dalam penerbangan.
  • Bayi usia 3-7 hari dapat ikut dalam penerbangan dengan catatan mampu menyertakan surat keterangan medis dari dokter yang diterbitkan setiaknya 72 jam sebelum jam keberangkatan.
  • Satu orang dewasa hanya dapat membawa satu orang bayi.
  • Anak-anak (usia 2-12 tahun) tidak diizinkan mengikuti penerbangan tanpa didampingi orang tua atau pengasuh dewasa (usia 18 tahun ke atas).

Tipe dan Jumlah Pesawat NAM Air

Hingga Oktober 2016, NAM Air mengoperasikan 10 pesawat tipe Boeing 737-500 dalam armadanya. Sama seperti Sriwijaya Air, setiap pesawatnya memiliki nama yang diimbuhi oleh filosofi yang unik, seperti Bersinar dan Ketaatan.

 

* Informasi ini akurat hingga November 2016

Harga yang ditunjukkan di laman ini hanya merupakan estimasi harga terendah. Yang ditemukan dalam 45 hari terakhir.