1. Memanfaatkan Peluang yang Ada
Meski menjadi tua adalah sebuah kepastian, namun kita tidak tahu pasti seberapa lama kita akan hidup. Alasan ini adalah alasan pertama dan utama kenapa sebaiknya Anda traveling selagi muda. Kami tidak berkata bahwa Anda harus traveling tanpa henti, namun ingatlah untuk memanfaatkan waktu yang masih Anda punya.
2. Belajar Manajemen Keuangan Sejak Dini
Selain manajemen waktu, Anda akan belajar mengenai manajemen keuangan (budgeting) selagi traveling. Anda akan belajar tentang cara mengatur uang yang Anda miliki agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tetap mempersiapkan dana untuk traveling. Anda tentu tidak ingin sepulang dari traveling, Anda menjadi sedih karena meratapi saldo rekening yang kosong. Inilah manfaat traveling yang jarang Anda sadari.
Cari tiket murah via Skyscanner
3. Menimba Ilmu Sebanyak-banyaknya
Tak sedikit dari kita yang hanya tahu tentang sesuatu dari hasil membaca buku atau menonton televisi. Tidak salah memang, tapi jika Anda bisa membuktikan atau melihatnya langsung dengan mata kepala Anda sendiri, tentu Anda bisa jadi lebih yakin. Anda pun bisa menyerap banyak pengetahuan sosial, budaya, dan ekonomi dari daerah yang Anda kunjungi. Bahkan, jika pengetahuan itu bermanfaat, Anda bisa menerapkannya di daerah asal, meski dalam skala yang lebih kecil.
4. Banyak Cerita Untuk Dibagikan
Dengan traveling, banyak cerita dapat Anda bagikan; cerita tentang tempat-tempat, budaya, makanan, dan lain-lain kepada saudara, teman, orangtua, atau ke anak-cucu Anda nantinya. Bahkan bila Anda hobi memasak, Anda juga bisa belajar langsung tentang masakan lokal dari daerah asalnya. Pun, tak sedikit juga orang yang sering traveling lalu membagikan ceritanya melalui jejaring sosial, blog, buku, atau menjadi content writer seperti saya.
5. Membuktikan Apa yang Anda Baca / Lihat Selama Ini
Kita bisa belajar di mana pun, tak terkecuali saat sedang traveling. Kita bisa belajar bahasa lokal, budaya lokal, kesenian lokal, atau hal yang paling sederhana, yaitu letak geografis suatu tempat. Dengan traveling, saya jadi benar-benar tahu dan yakin bahwa Candi Borobudur itu berada di Magelang, bukan di Jogja. Bahwa titik terbarat Indonesia itu bukan di Sabang (Pulau Weh), Jembatan Kelok 9 itu di Limapuluh Kota dan bukan Payakumbuh, dan masih banyak lagi yang lainnya.
6. Keluar Dari “Zona Aman” dan Lebih Toleran
Hidup di “zona aman” memang menyenangkan, namun Anda juga perlu untuk sesekali keluar dari zona itu. Hal ini tidak berarti Anda harus menempuh perjalanan yang berbahaya, tapi cukup dengan merasakan hidup, meski sebentar, di daerah yang sangat berbeda dengan daerah asal Anda. Dengan hidup di daerah baru itu, terutama bila Anda menjadi kaum minoritas, biasanya Anda akan menjadi lebih toleran. Anda dapat lebih memahami posisi orang lain, yang minoritas, di daerah asal Anda.
Cari sewa mobil via Skyscanner
7. Karena Ini Adalah Waktu Terbaik Anda
Seperti yang sudah disinggung di awal, saat masih muda, Anda cenderung mempunyai tenaga atau stamina yang jauh lebih fit atau lebih baik ketimbang di masa tua nanti. Anda masih kuat untuk berjalan jauh, tidur di penginapan murah dengan kasur yang tidak nyaman, naik-turun kendaraan umum demi menekan budget, atau mengambil penerbangan jauh (long-haul) selama belasan jam.
Bagaimana, apakah Anda akan tetap menunda untuk traveling? Jika Anda tak lagi ingin menundanya, segera cari tiket pesawat, akomodasi, dan rental mobil ke destinasi yang Anda inginkan via Skyscanner!