Secara administratif, Kawah Ijen terletak di Banyuwangi; kota yang terletak di ujung Pulau Jawa. Selain menjadi lokasi favorit para pendaki, objek wisata ini juga menarik wisatawan lain yang ingin melihat keindahan alam dari ketinggian. Untuk pengunjung dari luar Pulau Jawa, Anda bisa memesan tiket pesawat ke Surabaya, kemudian melanjutkan perjalanan darat selama kurang lebih 7-8 jam. Alternatif lain yang lebih mudah adalah dengan membeli tiket penerbangan langsung ke Banyuwangi.
_Foto diambil oleh akun instagram @janyan.
_
Ramainya wisatawan yang datang bukan tanpa alasan. Salah satunya karena Kawah Ijen memiliki satu dari dua bluefire alias api abadi yang ada di seluruh dunia. Selain itu, ada beberapa daya tarik lain yang membuat Kawah Ijen begitu populer. Nah, untuk memudahkan perjalanan liburan, yuk kita simak tips mengunjungi Kawah Ijen berikut ini.
Kapan Waktu Terbaik untuk Berkunjung ke Kawah Ijen di Banyuwangi?
Selain mempersiapkan tiket pesawat, Anda juga harus memikirkan kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Kawah Ijen.
Sebenarnya, Kawah Ijen ini bisa dikunjungi kapan saja, tergantung pada waktu senggang yang Anda miliki. Hanya saja, ada beberapa musim yang menjadikan objek wisata ini sangat ramai dikunjungi wisatawan. Yang jelas, hindari datang di saat-saat liburan sekolah, karena bisa dipastikan jumlah pengunjung akan membludak dan membuat Anda tidak bisa menikmati pemandangan dengan santai.
Cari tiket pesawat ke Banyuwangi
Lalu, kapan sebaiknya kita mengunjungi Kawah Ijen?
1. Antara Bulan Desember Sampai Januari
Di akhir Desember, intensitas kabut yang menyelimuti puncak Gunung Ijen cenderung sudah lebih tipis. Pengunjung bisa melihat panorama blue fire dan Danau Kawah Ijen yang cantik tanpa terhalang kabut tebal.
Sayangnya, bulan Desember sampai Januari masih termasuk dalam musim penghujan di Indonesia. Ada baiknya, Anda membawa perbekalan yang cukup serta persiapan matang sebelum mendaki ke puncak gunung.
2. Antara Bulan Juli Sampai September
Nah, musim panas yang jatuh pada bulan Juli sampai September merupakan waktu favorit pendaki untuk mengunjungi Kawah Ijen. Tanpa hujan, permukaan tanah akan menjadi lebih kering, dan memudahkan waktu pendakian.
Selain itu, sinar matahari juga lebih cerah di musim kemarau, sehingga membuat Anda tidak terlalu kedinginan karena hawa pegunungan.
3. Mendaki di Pagi Hari
Jika Anda sudah memutuskan kapan akan berangkat ke Kawah Ijen, hal penting selanjutnya adalah memutuskan waktu berangkat. Sebaiknya, perjalanan dimulai saat pagi hari, mengingat udara yang masih dingin dan sejuk, serta kabut pegunungan yang akan menemani Anda sepanjang perjalanan.
Biasanya, wisatawan akan memulai perjalanan pada pukul 05.00 atau 06.00, dan sampai di puncak tiga sampai empat jam kemudian.
Risiko mendaki di siang hari adalah kencangnya angin yang berhembus. Hal itu menyebabkan gas belerang mudah terbawa udara dan mengganggu pernafasan Anda.
4. Mendaki Saat Malam Hari
Waktu favorit para pendaki untuk mengunjungi Kawah Ijen adalah di malam hari. Kebanyakan dari mereka memulai perjalanan pada pukul 22.00, dan berjalan santai menuju puncak. Sesampainya di sana, Anda bisa mendirikan tenda dan berkemah semalaman menanti tibanya fajar.
Di waktu subuh, pemandangan dari atas gunung tampak begitu memesona. Anda bisa melihat selimut kabut di atas Kawah Ijen perlahan pudar, diiringi panorama matahari terbit yang indah. Dijamin, perjalanan menuju puncak yang melelahkan tidak akan sia-sia.
Cari tiket pesawat ke Banyuwangi
_Foto diambil dari akun instagram @ariezsprint.
Tips Mengunjungi Kawah Ijen

Karena wilayahnya yang berupa pegunungan, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sebelum mengunjungi Kawah Ijen. Apa saja? Yuk, kita lihat daftarnya.
1. Pakaian Hangat
Jangan lupa membawa atau memakai pakaian hangat saat mendaki. Jika Anda memutuskan untuk datang di musim penghujan, risiko kehujanan dan pakaian menjadi basah lebih tinggi. Untuk itu, selalu sedia pakaian ganti di dalam ransel.
2. Syal
Selain pakaian hangat dan jaket, Anda juga bisa memakai syal. Bagi yang tidak terbiasa dengan udara dingin, atmosfer pegunungan bisa cukup mengagetkan untuk tubuh. Syal bisa membuat Anda tetap hangat dan nyaman sepanjang perjalanan.
3. Olahraga
Kontur pendakian menuju Kawah Ijen bisa cukup melelahkan bagi sebagian orang, apalagi jika Anda tidak pernah berolahraga. Ada baiknya untuk melakukan latihan fisik ringan seperti jogging atau berenang untuk melatih stamina dan pernapasan selama mendaki gunung.
Cari tiket pesawat ke Banyuwangi
Foto diambil dari akun instagram @shazharif.
Nah, itu dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi Kawah Ijen. Satu lagi yang perlu diingat adalah soal transportasi. Untuk membuat liburan semakin nyaman dan supaya tidak kehabisan, sebaiknya Anda pesat tiket pesawat ke Banyuwangi sekarang juga.
