Berita Perjalanan Saran Perbedaan Tujuan “Berlibur” dan “Mengunjungi Teman/Keluarga” Dalam Mengajukan Visa

Semua artikel

Perbedaan Tujuan “Berlibur” dan “Mengunjungi Teman/Keluarga” Dalam Mengajukan Visa

Ada beberapa tujuan kunjungan yang bisa Anda pilih ketika mengajukan visa untuk mengunjungi suatu negara. Yang paling sering ditemui adalah untuk urusan diplomatik, sosial/kemanusiaan, pendidikan/bekerja, bisnis, wisata, dan mengunjungi teman/keluarga. Untuk masing-masing tujuan di atas, kelengkapan dokumen yang dibutuhkan akan berbeda.

Lalu, bagaimana jika Anda ingin berkunjung ke sebuah negara untuk berlibur, tapi sekaligus menjungungi teman/keluarga. Jika hal itu terjadi, tujuan mana yang harus Anda pilih dalam proses pengajuan visa? Apakah untuk “wisata” atau “mengunjungi teman/keluarga”? Skyscanner berikan perbandingannya untuk Anda.

Visa dengan tujuan “wisata”

Dalam proses pengajuan visa, ada dokumen-dokumen standar yang wajib dilampirkan, baik itu untuk tujuan “wisata” ataupun “mengunjungi teman/keluarga”. Dokumen-dokumen itu adalah: pas foto, paspor yang masih berlaku, fotokopi akte lahir, kartu keluarga, travel itinerary, asuransi perjalanan, dan tiket pesawat pulang pergi.

Yang menjadi pembeda adalah ketika Anda mengajukan visa untuk tujuan wisata dengan biaya perjalanan dari kantong sendiri, Anda juga harus menyertakan surat keterangan kerja, bukti rekening bank tiga bulan terakhir, surat referensi bank, dan bukti pemesanan hotel selama Anda berkunjung ke negara terkait. Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk membuktikan bahwa Anda punya tempat untuk tinggal selama kunjungan Anda dan dana selama perjalanan Anda, serta tentunya Anda akan kembali ke Indonesia setelah periode liburan selesai.

Formulir aplikasi visa Schengen

Visa dengan tujuan “mengunjungi teman/keluarga”

Sedangkan jika Anda mengajukan visa dengan tujuan mengunjungi teman/keluarga, yang biasa terjadi adalah teman/keluarga Anda di sana akan mensponsori Anda. Dalam artian, teman/keluarga Anda akan membiayai perjalanan Anda dan juga memberikan tempat tinggal selama Anda berada di negara tersebut. Walaupun kemudian, Anda bisa saja tetap membiayai perjalanan ke sana sendiri.

Jika teman/keluarga Anda akan mensponsori perjalanan Anda, maka selain dokumen standar yang sudah disebutkan di atas, Anda perlu menyertakan surat sponsor/undangan yang menyatakan teman/keluarga Anda mengundang Anda untuk datang ke sana. Surat ini harus dapat menjelaskan hubungan pengundang dengan Anda, serta informasi tentang siapa yang bertanggung jawab atas biaya perjalanan dan biaya hidup selama Anda berada di negara terkait.

Selain itu, Anda membutuhkan fotokopi paspor dan surat izin tinggal sponsor Anda beserta suami/istrinya, surat keterangan kerja pengundang Anda, dan bukti keuangan atau slip gaji pengundang Anda selama tiga bulan terakhir. Semua dokumen kemudian harus dilegalisir oleh kantor kotamadya tempat sponsor/pengundang Anda tinggal, sebelum diserahkan kepada Anda untuk melengkapi dokumen pengajuan visa di Indonesia.

Contoh visa Schengen yang disetujui

Jadi, mana yang sebaiknya saya pilih ketika mengajukan visa?

Jawabannya kembali kepada Anda sendiri. Jika sponsor/pengundang Anda akan membiayai semua perjalanan Anda serta menyediakan tempat tinggal selama Anda berada di negara terkait, sebaiknya Anda memilih “mengunjungi teman/keluarga” dalam proses pengajuan Anda, kemudian melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan.

Namun jika Anda akan membiayai semua perjalanan Anda sendiri dan hanya akan menginap di tempat teman/keluarga Anda beberapa hari saja dari keseluruhan perjalanan Anda, maka kami menyarankan agar Anda memilih tujuan “wisata” saja. Mengapa? Karena dokumen yang dibutuhkan lebih mudah dan cepat didapat ketimbang Anda harus merepotkan teman/keluarga Anda untuk mengirim berkas-berkas yang diperlukan dari sana.

Untuk mengatasi “kebolongan” bukti penginapan selama periode Anda menginap di tempat teman/keluarga Anda tersebut, ada dua cara yang bisa Anda lakukan. Pertama, Anda bisa memesan hotel dengan status “free cancellation” untuk keperluan aplikasi visa. Kedua, Anda bisa meminta teman/keluarga pengundang Anda menulis surat keterangan yang menyatakan bahwa mereka akan menampung Anda selama periode tertentu dalam rangka kunjungan Anda ke negara terkait.

Papan informasi jadwal penerbangan di sebuah bandara

Setelah mengetahui perbedaan dua hal di atas, kini Anda tak perlu bingung lagi dalam menentukan tujuan kunjungan Anda ketika mengajukan visa. Jika Anda ingin mengajukan visa dan belum memesan tiket pesawat maupun hotel, jangan lupa untuk melakukan itu lewat Skyscanner!

Peta