Berita Perjalanan Saran 3 Jenis Surat Sponsor Untuk Aplikasi Visa dan Contohnya

Semua artikel

3 Jenis Surat Sponsor Untuk Aplikasi Visa dan Contohnya

Surat sponsor atau surat referensi adalah salah satu dokumen yang diperlukan dalam pengajuan visa ke banyak negara. Namun pada kenyataannya, cukup banyak orang masih bingung dengan apa yang dimaksud sebagai surat sponsor atau surat referensi ini.

Unduh aplikasi Skyscanner di sini

Tujuan surat sponsor adalah untuk meyakinkan pihak kedutaan bahwa Anda mampu pergi ke negara tersebut dan Anda akan kembali ke negara asal dalam periode yang telah ditentukan. Kembalinya Anda ke tanah air “dijamin” oleh surat sponsor ini. Ketiadaan surat sponsor atau surat referensi (jika memang diwajibkan kedutaan) atau bahkan surat yang tidak lengkap bisa membuat aplikasi visa Anda ditolak.

Baca: 10 Alasan Umum Permohonan Visa ke Suatu Negara Bisa Ditolak.

Biasanya, ada tiga pihak yang bisa memberikan surat sponsor atau surat referensi kepada orang yang akan mengajukan visa. Yang pertama adalah bank, yang kedua adalah perusahaan tempat Anda bekerja, dan yang terakhir adalah suami/istri, anak, orangtua, atau kerabat Anda.

Baca: 6 Tips Agar Pengajuan Visa ke Destinasi Impian Diterima.

Ada kedutaan yang hanya meminta satu dari antara tiga sumber surat sponsor tersebut, ada pula yang meminta dua dari antaranya – biasanya surat referensi bank dan surat keterangan bekerja. Sementara surat sponsor/referensi dari pasangan atau keluarga hanya diperlukan bagi seseorang yang dirasa tidak mampu bepergian sendiri, seperti anak di bawah 17 tahun, pelajar/mahasiswa, lansia, atau istri yang bepergian tanpa suaminya.

Baca juga: Apa yang Harus Anda Lakukan Jika Visa Anda Ditolak?.

1. Surat sponsor/referensi dari bank

Surat sponsor/referensi dari bank biasanya menyatakan Anda adalah nasabah dari bank itu, memiliki aliran dana yang sehat, serta masih aktif bertransaksi di bank itu.

Surat ini juga perlu mencakup nama Anda sebagai pemilik rekening, nomor rekening, serta jumlah saldo Anda. Anda pun bisa mencantumkan lebih dari satu sumber tabungan dari bank yang sama, seperti tabungan biasa, deposito, atau jenis tabungan lain yang Anda miliki di bank tersebut.

Cara untuk mendapatkan surat sponsor/referensi dari bank ini sangat mudah, Anda hanya perlu datang ke bagian Customer Service dari bank tempat Anda menabung, lalu meminta mereka menuliskan surat sponsor untuk pengajuan visa. Biasanya, surat sponsor akan selesai dalam waktu 1-2 hari kerja. Harap diketahui bahwa ada bank yang memberikan surat sponsor secara cuma-cuma, ada pula yang mengenakan biaya untuk pembuatan surat sponsor ini.

Baca: Panduan Visa Ke Berbagai Negara.

 

Contoh surat sponsor dari bank

2. Surat sponsor/referensi dari perusahaan tempat Anda bekerja

Surat sponsor/referensi dari perusahaan tempat Anda bekerja menyatakan Anda adalah karyawan dari perusahaan itu, Anda sudah memohon izin ke perusahaan untuk liburan dalam periode yang telah ditentukan, dan Anda akan kembali ke perusahaan itu sepulangnya Anda dari liburan.

Surat ini juga perlu mencakup nama, jabatan, gaji Anda (jika diminta kedutaan), periode traveling Anda, dan keterangan bahwa perjalanan Anda dibiayai oleh diri Anda sendiri.

Cara untuk mendapatkan surat sponsor/referensi dari perusahaan adalah dengan Anda mendatangi HRD (Human Resource Department) di kantor Anda dan mereka akan menyediakannya untuk Anda.

Baca: Waktu Pemrosesan Visa untuk Destinasi Top Turis Indonesia.

Contoh surat keterangan bekerja dari perusahaan

3. Surat sponsor/referensi dari pasangan atau keluarga Anda

Surat sponsor/referensi dari pasangan atau keluarga Anda dibutuhkan dalam proses aplikasi visa, jika:

• Seseorang dirasa tidak mampu bepergian sendiri, seperti anak di bawah 17 tahun, pelajar/mahasiswa, lansia, atau istri yang bepergian sendiri tanpa suaminya.
• Perjalanan tersebut dibiayai oleh suami/istri, anak, atau kerabat lainnya.
• Pasangan/keluarga/kerabat di luar negeri mengundang Anda untuk mengunjungi mereka, dan mereka akan menanggung Anda selama Anda berada di negara tersebut.

Surat ini harus menyatakan hubungan Anda (tertanggung) dengan penanggung (pasangan atau keluarga Anda), tujuan kepergian Anda, dan bahwa penanggung bertanggung jawab penuh atas perjalanan Anda, serta penanggung menjamin bahwa tertanggung (Anda) akan kembali ke Indonesia setelah perjalanan selesai.

Jika penanggung turut menanggung biaya perjalanan Anda, maka penanggung wajib menyertakan rekening koran, surat referensi bank milik penanggung, dan juga surat keterangan kerja/usaha penanggung.

Baca: Perbedaan Tujuan “Berlibur” dan “Mengunjungi Teman/Keluarga” Dalam Mengajukan Visa.

Contoh surat sponsor/referensi dari keluarga

Itulah tiga jenis surat sponsor/referensi yang Anda butuhkan ketika mengajukan visa ke suatu negara. Harap diingat bahwa semua surat sponsor/referensi haruslah tertulis dalam Bahasa Inggris. Jangan lupa juga untuk melengkapi dokumen lain yang diminta kedutaan dalam proses pengajuan visa Anda.

Jadi, sudah siap bepergian lagi? Segera pesan tiket pesawat dan hotel Anda lewat Skyscanner. Jangan lupa unduh juga aplikasi gratis Skyscanner di smartphone Anda agar pencarian tiket pesawat dan hotel semakin mudah dilakukan, kapanpun, dan di manapun.

Baca: 8 Lokasi Pengajuan Visa ke Berbagai Negara dari Indonesia.

Peta

Informasi per Januari 2018 – kami merekomendasikan untuk mengunjungi situs resmi kedutaan negara yang terkait untuk informasi terbaru selengkapnya,