Alat pencarian wisata dunia penerbangan

Cari penerbangan

Jenis pulang-pergi

Penerbangan ke Nepal

Nepal

 

Disebut sebagai salah satu negara terbaik untuk berpetualang oleh National Geographic Adventure Magazine, Nepal menawarkan kegiatan-kegiatan luar ruang yang memompa adrenalin. Anda tidak hanya bisa mencapai puncak dunia, tapi Anda juga bisa melakukan bungee jumping ke jurang tanpa dasar Himalaya, bersepeda gunung, paralayang, bermain kayak, hingga berlompatan di antara ngarai dengan salah satu pemandangan terindah di dunia sebagai latar belakangnya. 

 

Mata uang & Visa

Nepal menggunakan mata uang Nepalese Rupee (NPR).

 

Warga Indonesia membutuhkan visa saat kedatangan (visa-on-arrival) untuk wisata ke Nepal. Durasi visa bervariasi tergantung harganya, mulai dari 15 hingga 90 hari. Selain mengisi formulir visa, Anda juga diharuskan melampirkan pas foto seukuran foto paspor. Jika Anda lupa membawanya, ada kios kecil untuk Anda mengambil foto dekat kantor visa-on-arrival.

 

Iklim 

Nepal terbagi ada empat musim; musim hujan di bulan Juni hingga September; musim gugur yang sejuk di bulan Oktober hingga Desember, yang juga merupakan bulan terbaik untuk berkunjung ke Nepal; musim dingin di bulan Januari hingga Maret yang biasanya sangat dingin dan susah untuk melakukan pendakian; dan musim semi di bulan April hingga Juni, di mana bunga-bunga sedang bermekaran di Himalaya, musim terbaik untuk melakukan ekspedisi gunung.

 

Ke mana harus pergi

Kebanyakkan tempat wisata populer di Nepal adalah tempat-tempat yang menawarkan kegiatan luar ruang dan petualangan. Anda pastinya harus merasakan setidaknya salah satu di antara beragam kegiatan yang ditawarkan Nepal.

 

Jika Anda belum siap untuk mendaki puncak gunung tertinggi di dunia, Everest, Anda bisa terlebih dahulu mencoba Pro-Poor Rural Treks, Ethno-Tourism, ataupun Cultural Treks, di mana Anda bisa trekking sekaligus melihat dan merasakan keseharian penduduk lokal. Selain itu, Anda juga bisa melakukan rafting atau kayaking di sungai-sungai yang ada di Nepal, yang biasanya berangkat dari Kathmandu atau Pokhara. Anda juga bisa bersepeda gunung melewati beberapa rute-rute pegunungan di Nepal. 

 

Untuk Anda yang ingin melihat Nepal dari sisi yang lebih lembut, Anda bisa mengagumi puncak gunung dari Himalayan viewpoint sambil menikmati minuman hangat. Atau Anda juga bisa berjalan-jalan di pusat kota Khatmandu, Patan, atau Bhaktapur sambil menikmati keindahan kuil-kuil yang berbaris di pinggir jalan. Lihat juga taman nasional Nepal yang eksotis dengan banyak spesies burung, badak, harimau Bengal yang jumlahnya tidak banyak lagi, dan juga gajah India.

 

Beberapa kota yang wajib dikunjungi di Nepal di antaranya adalah Boudhanath, rumah dari patung Buddha terbesar di Nepal, yang juga merupakan tempat meditasi penting bagi umat Budda, Janakpur yang

relijius dan rumah dari Kuil Janaki yang berusia 500 tahun, dan Pokhara untuk melihat kota tepi sungai yang indah dengan pemandangan yang menakjubkan, yang juga merupakan tempat diadakannnya acara-acara musik. 

 

Berkeliling

Transportasi umum di Nepal adalah bis. Ada bis lokal, bis mikro, dan bis turis. Bis mikro cukup populer belakangan karena servisnya yang cepat, walaupun harganya lebih mahal dari bis lokal. Sementara bis lokal tergolong murah, tapi Anda harus siap untuk berdesak-desakan dan duduk bersama binatang-binatang seperti kambing, bebek, dll. Bis turis memerlukan pemesanan di muka lewat agen perjalanan, dan menghubungkan kota-kota besar di Nepal. 

 

Alternatif lain yang lebih tradisional adalah dengan naik becak atau bemo (disebut dengan nama “Tempo” di Nepal). Anda juga bisa naik taksi untuk berkeliling kota, tapi perlu diketahui bahwa ada dua jenis taksi di Nepal; taksi pribadi seperti taksi pada umumnya, dan taksi “10-Rupee” yang sistemnya mirip dengan sistem yang diberlakukan di bis umum, yaitu mereka tidak akan berangkat sebelum mobilnya penuh.

 

Anda juga bisa menyewa motor ataupun mobil untuk berkendara keliling kota, tapi mengingat harga bensin yang cukup mahal, berkendara dengan mobil ataupun motor tidak terlalu disarankan karena akan memakan banyak biaya.

 

Yang boleh dan tidak boleh dilakukan

Sapa orang dengan “Namaste” atau “Namaskar” untuk salam yang lebih formal dan biasa ditujukan ke orang yang lebih tua atau lebih tinggi kedudukannya, dengan kedua telapak tangan disatukan, dan jemari ke atas. Tapi jangan katakan “Namaste” lebih dari satu kali ke satu orang dalam satu hari.

 

Kaki dianggap kotor, jadi jangan mengarahkan kaki Anda ke orang ataupun ikon agama. Jangan lupa untuk lepaskan alas kaki sebelum memasuki rumah seseorang.

 

Tangan kiri dianggap kotor, sehingga jika Anda menyentuh atau memberikan sesuatu menggunakan tangan kiri, hal ini akan dianggap sebagai sebuah penghinaan.

 

Jika Anda turis dan bukan beragama Hindu, Anda akan dikategorikan sebagai kasta bawah. Jangan menyentuh tempat minuman, biarkan orang lain menuangkannya untuk Anda. Hindari juga menyentuh makanan yang akan dimakan orang lain.

 

Apakah Anda tahu…?

Walaupun mata uang Indian Rupee juga bisa dipergunakan di Nepal, tapi membawa Rs. 500 dan Rp. 1000 dilarang, dan jika Anda tertangkap membawa nominal tersebut, Anda bisa dikenakan hukuman.

 

Melakukan kegiatan volunteer tanpa ijin dengan turis visa adalah hal yang dilarang, dan Anda bisa dikenakan hukuman jika tertangkap.

 

Cari penerbangan murah ke Nepal

Banyak orang yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya menjelajahi trek Himalaya dan juga kota-kotanya, tapi mereka masih terus ingin kembali dan kembali lagi ke Nepal. Mari rencanakan liburan ke Nepal Anda segera. Dengan harga tiket ke Nepal yang cukup bervariasi, Skyscanner bisa membantu Anda mencari tiket pesawat murah ke Nepal. Tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Nepal, tapi Anda bisa menggunakan beberapa maskapai lain yang melayani penerbangan ke Nepal, seperti Malaysia Airlines, Qatar Airways, Cathay Pacific, Singapore Airlines, SilkAir, China Southern, Thai Airways, Etihad Airways, Turkish Airlines, Korean Air, dan Dragonair.

lainnya